Info Sekolah
Sabtu, 26 Nov 2022
  • SELAMAT HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2022"

Tahfidzul Qur’an

Tahfidz yang berarti menghafal, menghafal dari kata dasar hafal yang dari bahasa arab hafidza – yahfadzu – hifdzan, yaitu lawan dari lupa, yaitu selalu ingat dan sedikit lupa. Secara bahasa Al-Quran berasal dari bahasa Arab , yaitu qaraa-yaqrau-quraanan yang berarti bacaan. Hal itu dijelaskan sendiri oleh Al-Quran dalam Surah Al-Qiyamah ayat 17-18

Artinya : Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya Maka ikutilah bacaannya itu. QS. Al-Qiyamaah 17-18

Kata Hafadza, jika dinisbatkan kepada Allah SWT maknanya adalah menjaganya dari tabdil (penggantian), taghyir (perubahan) dan tahrif (penyelewengan) serta penambahan dan pengurangan. Sementara kata hafadza jika dinisbatkan kepada makhlukNya, maka maksudnya adalah menghafal, mengamalkan isinya dan menyibukkan diri untuk berinteraksi dengan Al-Quran baik berupa tadabbur Quran, istinbatul-ahkam, mengajar Al-Quran dan mempelajarinya

Menurut etimologi, kata menghafal berasal dari kata dasar hafal yang dalam bahasa Arab dikatakan al-Hifdz dan memiliki arti ingat. Maka kata menghafal juga dapat diartikan dengan mengingat. Mengingat, menurut Wasty Soemanto berarti menyerap atau meletakkan pengetahuan dengan jalan pengecaman secara aktif.

Dalam pengertian secara terminologi, istilah menghafal mempunyai arti sebagai, tindakan yang berusaha meresapkan ke dalam pikiran agar selalu ingat. Menghafal adalah suatu aktifitas menanamkan suatu materi di dalam ingatan, sehingga nantinya dapat diingat kembali secara harfiah, sesuai dengan materi yang asli. Menghafal merupakan proses mental untuk mencamkan dan menyimpan kesan-kesan, yang suatu waktu dapat diingat kembali ke alam sadar.  Hal ini merupakan salah satu kegiatan mulia lagi bermanfaat di dalam agama Islam.