Info Sekolah
Selasa, 16 Agu 2022
  • 🇲🇨🇲🇨SMA WAHAS MENGUCAPKAN Selamat Hari Kemerdekaan RI ke-77 " PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT"🇲🇨🇲🇨🇲🇨

Sekolah Ini Ladang Ibadahku

Diterbitkan : - Kategori : Figur

Mengenal lebih dekat dengan pendiri dan kepala sekolah pertama di SMA SMA Wahid Hasyim Model Sumberwudi, Drs. H. MASMUIN, M.Pd.I. Beliau adalah sosok pemimpin yang totalitas dalam pengabdian dan pengorbanan untuk memajukan lembaga pendi

dikan, Motivasi dan harapannya adalah bahwa hidup dan bekerja adalah ibadah, dan sangat terobsesi lembaga di bawah kepemimpinannya menjadi sekolah yang unggul baik dalam ilmu pengetahuan, teknologi maupun agama. Beliau
lahir pada tanggal 7 April 1960 dan wafat 16 mei 2018 dari pasangan Almaghfurlah Mohammad Nasihin dan Almagfurlah Bu Nafi’ah, di Putat Kumpul Turi Lamongan. Beliau mengawali jenjang pendidikan dasarnya di Madrasah Ibtidaiyah Tanwirul Qulub Desa Putat, Kec. Turi,Kab. Lamongan, merangkap dengan Sekolah Dasar Negeri Putat, Kec. Turi, Kab. Lamongan lulus pada tahun 1972, lalu melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama 45 Kedungpring yang lulus tahun 1975.
Setelah 3 tahun di SMP, putra ke 2 dari 11 bersaudara ini melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu Pendidikan Guru Agama (PGA), yang setara dengan Madrasah Aliyah. Setelah 3 tahun tepat pada tahun 1979 telah tamat Pendidikan Guru Agama, kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya, dengan jurusan Pendidikan Agama Islam
Saat menjadi mahasiswa beliau aktif di organisasi pergerakan, yaitu PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), pada tahun 1982 telah lulus S1 (strata 1), dan melanjutkan Pasca Sarjana di UNISMA Malang yang lulus pada tahun 2003. Suka cita dalam menapaki perjalanan hidup yang tak terlupakan olehbapak yang punya 2 anak bernama M. Farikh Fahmi dan Hilmiyah Mahardini adalah sejak kelas 3 SMP sudah bekerja membuat peci atau kopyah hingga lulus Pendidikan Guru Agama dengan penghasilan pada saat itu sebesar Rp 25 perhari. Hebatnya, penghasilan segitu beliau gunakan untuk membeli kebutuhan sekolah dan kebutuhan lainya.
Beberapa amanat yang pernah diembannya oleh suami dari Dra. Hj. Nurul Hayati, M.Pd.I, putri H. Misbah dan almaghfurlah ibu Nasukha, adalah menjabat sebagai kepala sekolah SMA Wahid Hasyim Model Sumberwudi, pernah juga menjabat kepala sekolah Sekolah Menengah Pertama NU 1 Simo Sungelebak Karanggeneng hingga tahun 2013, dosen Pendidikan Agama Islam di UNISDA (Universitas Darul Ulum) Lamongan sejak 1996, dan menjabat sebagai Dekan di kampus itu pada tahun 2005 sampai 2014, dan menjabat ketua MWC NU karanggeneng.
harapan terbesarnya pada SMA Wahid Hasyim Model Sumberwudi yang diresmikan pada bulan Juni 2002 oleh Departemen Pendidikan Jawa Timur, menjadi sekolah yang unggul dan maju, pendidikan yang sesuai dengan hati masyarakat, dan siswanya menjadi berilmu, beriman, berakhlak, dan bertaqwa, serta pendidikan yang baik sesuai dengan kehendak dewan masyayikh.
Sekali-lagi beliau berpesan bahwa hidup adalah ibadah, bekerja juga ibadah. Oleh karena itu, hidup cuman sekali jangan disia-siakan selain untuk ibadah,dan apapun yang dilakukan di lembaga pendidikan tak boleh punya tujuan lain selain pengabdian kepada Allah SWT.

Post Terkait

Lewat ke baris perkakas