SMADEL – 09 Desember 2024. SMA Wahid Hasyim Model kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan yakni Perkemahan Karya Tegak Ambalan Laras Liris Maharani Gudep 101-102. Kegiatan ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan Mangrove Center Tuban. Didampingi oleh panitia dari dewan ambalan dan sebagian guru SMA Wahas Model dengan peserta seluruh kelas X dan XI. Perkemahan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pembelajaran di luar kelas yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermanfaat bagi para siswa.
Para peserta berangkat dari sekolah menuju lokasi perkemahan menggunakan mobil truk. Perjalananan ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan selama tiga hari ke depan. Setibanya di lokasi, para siswa langsung diarahkan untuk mendirikan tenda sebagai tempat istirahat selama kegiatan berlangsung.
Setelah tenda selesai didirikan, seluruh peserta dibariskan untuk mengikuti upacara pembukaan. Kepala Sekolah SMA Wahid Hasyim Model, Bapak Dr. H. Ah Zakki Fuad, M.Ag. Menyampaikan. “perkemahan ini memiliki banyak manfaat, terutama dalam hal pembentukan karakter, kreativitas, dan kedisiplinan. dan ilmu yang diperoleh selama kegiatan ini dapat diterapkan di kehidupan bermasyarakat” Ucap Beliau saat menyampaikan amanat.
Setelah upacara pembukaan, para peserta diberi waktu untuk beristirahat sejenak sebelum memulai kegiatan pertama, yaitu Rangking 1. Kegiatan ini berupa kuis yang menguji pengetahuan umum para siswa. Acara berlangsung seru dengan suasana kompetitif tapi tetap menyenangkan. Setelah itu, peserta melanjutkan aktivitas dengan makan, sholat, dan persiapan untuk kegiatan di malam harinya.
Pada malam hari, diadakan pentas seni yang diikuti oleh setiap sangga. Berbagai penampilan kreatif, seperti lempar pantun, drama, stand-up comedy, hingga karaoke, ditampilkan untuk melatih rasa percaya diri dan kreativitas para siswa. Malam pertama ini ditutup dengan istirahat agar peserta siap melanjutkan kegiatan di hari berikutnya.
Hari kedua dimulai dengan sholat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan senam pagi bersama untuk menyegarkan tubuh. Setelah selesai para peserta beristirahat dan bersiap untuk mengikuti kegiatan penjelajahan medan, di mana peserta harus melewati empat pos dengan berbagai tantangan menarik. Di pos pertama, peserta menyelesaikan teka-teki. Pos kedua menguji kemampuan hafalan mereka dengan menyanyikan jingle SMA Wahas Model. Pos ketiga berupa halang rintang yang membutuhkan kekompakan antaranggota sangga, dan di pos keempat, setiap sangga menyanyikan lagu yang sudah disiapkan oleh panitia.
Setelah penjelajahan selesai, lanjut setiap sangga mendekorasi tendanya karena ada penilaian untuk tenda terbersih dan terbagus. selagi tenda dinilai setiap sangga mempersiapkan lomba kirab budaya. Setiap sangga diminta membuat maskot dengan tema kreatif dan mengikuti pawai di sekitar lokasi perkemahan. Lomba ini menjadi ajang unjuk kreativitas siswa. Selanjutnya, dilaksanakan lomba memasak jajanan dan minuman tradisional, yang nantinya akan dinilai oleh para juri. Malam harinya, pentas seni kembali digelar, kali ini lebih meriah dengan kehadiran Trikustik, grup musik akustik asal Gresik, yang bernyanyi bersama para peserta, nyanyian ini juga turut memeriahkan malam terakhir dari Perkemahan Karya Tegak.
Pada hari terakhir, peserta kembali dibangunkan untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah. Setelah itu, diadakan lomba senam mancing dan lomba istana pasir di tepi pantai. Kedua lomba ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta.
Menjelang siang, peserta mulai berkemas, membersihkan diri, dan bersiap mengikuti upacara penutupan. Dalam upacara penutupan ini, Bapak M. Fuji Cahyono, S.Pd menyampaikan “pengalaman dan ilmu yang didapatkan selama perkemahan akan sangat berguna di masa depan, meskipun manfaatnya mungkin tidak langsung terasa saat ini” Ucap Beliau saat memberikan amanat. Acara diakhiri dengan pembagian hadiah untuk sangga yang berhasil menjadi juara dalam berbagai lomba.
Setelah prosesi penutupan selesai, seluruh peserta kembali ke sekolah dengan membawa kenangan indah dan pengalaman berharga. Perkemahan ini menjadi salah satu momen yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga membangun karakter siswa SMA Wahid Hasyim Model.
