Info Sekolah
Senin, 14 Sep 2026
  • Modern Religius Kompetitif | Sekolah Model Berkarakter Penuh Prestasi

Siswa SMADEL Terobos Prestasi Lewat Ekstrakurikuler, Waka Kesiswaan: Bakal Tambah Satu Lagi

Diterbitkan : - Kategori : Berita Sekolah

SMADEL, LAMONGAN – SMA Wahid Hasyim Model (Smadel) Karanggeneng Lamongan lakukan terobosan prestasi melalui ekstrakurikuler. Diketahui di sekolah dengan jumlah siswa empat ratus lebih ini, telah ada belasan ekstra yang diminati peserta didik dalam mengembangkan talenta. Tak hanya itu, pihak sekolah juga berencana akan menambah satu ekstra yang akan menjadi gebrakan baru untuk bakat siswanya.

Kepala Sekolah (Kepsek) Smadel, Dr. H. Zakki Fuad, M. Ag. melalui Waka Kesiswaan Muhammad Fuji Cahyono, S. Pd. mengatakan, di sekolahnya terdapat 13 ekstra yang diminati oleh peserta didik mereka.

“Alhamdulillah, 13 ekstra ini sangat diminati oleh anak-anak,” ujarnya, Senin (14/9/26).

Rincian dari belasan ekstra itu: ada Paskibra (Kompas Model), Teater Model, Seni Tari, Seni Musik, Multimedia dan Desain Grafis, Agropreneur, Tata Boga, Tata Busana dan Batik, Sablon, Bartender, Pramuka, Olahraga, dan Keagamaan. Kemudian kata Muhammad Fuji Cahyono, “Bakal menambah satu ekstra lagi yang kini menjadi trending di media sosial (Medsos).”

Ditanya terkait jenis ekstra yang akan ditambahkan, guru yang akrab dengan sapaan Pak Fuji ini lebih memilih merahasiakan. Apalagi saat ini pihaknya sedang mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan, guna menunjang ekstra yang akan ditambahkan itu. 

Lebih lanjut Fuji menuturkan, bahwa dari belasan ekstra yang diikuti oleh anak-anak Smadel, Badminton termasuk ekstra yang paling digemari di tahun 2026. Meski begitu, ekstra lainnya juga ramai pendaftarnya. 

“Kalau yang paling disukai di tahun ini, Badminton. Tetapi ekstra lainya juga tidak kalah peminatnya kok,” ungkapnya.

Beliau mengimbau, agar ratusan siswa yang tergabung ke berbagai ekstra ini bisa memanfaatkan peluang untuk mengasah kemampuan. Terlepas dari itu, Pak Fuji tetap berharap agar mereka tidak mengabaikan tugas utamanya, yakni belajar. 

“Saya berharap anak-anak meningkatkan potensi akademiknya. Saya juga berharap, setiap ekstrakurikuler mempunyai tim yang bisa didelegasikan untuk dilombakan,” paparnya.

Penulis: Erizka Salwatus Shifa

Editor: Fauzi