Lamongan – SMA Wahid Hasyim Model (WAHAS) Karanggeneng terus mendorong peserta didiknya untuk mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Pada periode bulan ini, sekolah menetapkan dua kategori prestasi sebagai tolok ukur penilaian siswa.
Berkenaan dengan ini, Waka Kesiswaan, Muhammad Fuji Cahyono menjelaskan, untuk bidang akademik penilaian dilakukan berdasarkan nilai pelajaran, hasil ujian, serta keikutsertaan dalam lomba akademik. Sementara untuk bidang non-akademik, penilaian didasarkan pada keaktifan siswa dalam kegiatan keorganisasian, ekstrakurikuler, dan olahraga.
“Jika mencari data siswa terbaik akademik dan non-akademik, untuk saat ini data akademik masih belum ada yang valid dan masih dalam proses pendataan,” ujar guru yang akrab dengan sapaan Pak Fuji kepada Jurnalistik Wahas, Senin (19/10/26).
Sedangkan untuk non-akademik, kata Pak Fuji lebih lanjut menguraikan, siswa terbaik bulan ini adalah Fadhil, karena berhasil mewakili Kabupaten Lamongan dalam Lomba Olahraga.
Pihak SMA Wahid Hasyim Model sendiri memiliki berbagai program untuk mendukung prestasi siswa. Untuk bidang non-akademik, dukungan dilakukan melalui rekrutmen, memancing dan mendorong siswa agar aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, serta memaksimalkan potensi yang dimiliki.
Dukungan semacam ini juga diwujudkan melalui penyediaan fasilitas yang disesuaikan dengan kebutuhan, seperti alat olahraga untuk ekstrakurikuler olahraga dan alat musik untuk ekstrakurikuler musik.
Adapun untuk bidang akademik, SMA Wahas Model mengadakan program bimbingan belajar (Bimbel), yakni bekerja sama dengan dewan guru dan tenaga pengajar dari luar. Selain itu, sekolah juga meningkatkan prestasi akademik siswa dengan menggelar event olimpiade internal.
Pak Fuji mengaku bahwa pihak sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal konsistensi siswa untuk mempertahankan prestasi.
Beliau berpendapat, keberadaan siswa berprestasi dinilai memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah, yaitu dinilai mampu menumbuhkan keinginan siswa lain untuk turut meraih prestasi serta meningkatkan semangat belajar.
Mewakili pihak SMA Wahas Model Pak Fuji berharap, kedepan bisa mengajak lebih banyak siswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan positif.
“Harapan saya, siswa lain bisa lebih aktif. Dan walaupun sudah lulus, tetap bekerja sama dan tidak lupa dengan sekolah,” paparnya.
Penulis: Bagas Candra Prawira
